Marlina Abdullah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

GAJIAN DAN MAKAN SIANG

Pengalaman saya yang tak dapat terlupakan. Pas tanggal 1 awal bulan, saya ke Bank bersama teman kerja untuk mengambil gaji dengan mengendarai Honda kalau di Aceh sebutan sepeda motor itu Honda sebagai mana mereknya. Sesampai di tengah perjalanan pas di depan kami terjadi suatu kecelakaan sepeda motor. Dan kami pun sepakat untuk berhenti dan turun untuk melihat siapa, mana tau kita kenal orangnya dan bisa membantu.

Kami melihat dan kebetulan tidak kami kenal. Saya dan teman saya sepakat untuk melanjutkan perjalan menuju ke BANK untuk mengambil gaji. Saat saya mengendarai sepeda motor, saya berbicara dengan teman saya seperti biasa saat kita akan berboncengan kita tanya apakah sudah siap tuk jalan, dan saya berbicara terus tentang kejadian kecelakaan, perasaan saya teman saya itu berada di belakang saya, dan saya terus melaju ke tujuan.

Sesampai saya di bank saya parkir, masih berperasaan saya teman saya itu sudah luan masuk untuk mengambil nomor antrian, karna di bank tanggl 1 semua ASN mengambil gaji . Langsung saya menuju ke dalam bank dan saya melihat mana teman saya, saya mencari-cari tempat penulisan dan tempat antrian tidak kelihatan. Saya coba menelpon nada sibuk tidak dapat dihubungi.. Sambil saya nelpon saya keluar melihat lagi di luar mungkin masuk ke warung sebelah juga tidak kelihatan.

Saat saya melihat arah kanan sambil mencoba nelpon, ternyata teman saya sedang jalan kaki hp di telinga dan tertawa sambil menunjuk ke arah saya. Ternyata teman saya tidak sempat naik di belakang saya dan saya sudah melaju. Akhirnya gaji ngak jadi ambil kami pulang ke kantor sambil tertawa lucu. Teman saya bilang : saya belum naik, kakak sudah jalan, saya manggil-manggil kakak tak liat dan tak dengar, saya jalan terus pelan-pelan.

Seminggu setelah kejadian menuju bank, pas jam istirahat kami sepakat tuk makan siang, jarak rumah dengan kantor lumayan jauh, waktu istirahat kami tidak pulang, membeli nasi di warung sekitar kantor yang jaraknya 1 km. Selesai membeli nasi kami kembali ke kantor, saat kami jalan tiba-tiba drum truk berhenti pas depan kami. Spontan teman saya melompat, dan saya mengelak drum truk tersebut. Saya langsung jalan dengan perasaan teman saya sudah di belakang makanya saya langsung melaju. Tiba-tiba terdengar teriakan dari arah belakang kak-kak-kak dan teriakan dari samping buk-ibuk-ibuk tuh temannya tinggal di belakang sana. Begitu saya menoleh kebelakang ternyata teman saya jalan sambil tertawa geli. Kenapa kakak jalan terus saya belum naik, saya panggil-panggil kakak tak dengar dan tak balik. Tak dengar bising di jalan raya dan menggunakan helm

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali